Minggu, 04 Desember 2011

Naskah Drama dengan 4 pemain (3 cewek, 1 cowok)

Persahabatan dalam Kehidupan
 Ada persahabatan, mereka adalah Aufa, Heni, Karin, dan Rani. Meskipun mempunyai watak yang berbeda, tetapi mereka tetap saling melengkapi dan selalu bersama – sama. Tetapi, suatu kejadian merusak persahabatan antara Heni dan Rani. Karin dan Aufa berusaha menyatukan mereka kembali. Akhirnya, Heni dan Rani berteman kembali dan tetap memiliki sebuah persahabatan.

Heni        : (masuk kelas dengan santai)
Rani        : Hen, apa kamu nanti ikut kerja kelompok di rumah Aufa ?

Heni        : Oh, maaf nanti teman – temanku datang ke rumah ku !
Rani        : Apa tidak bisa diundur minggu depan saja ?
Heni        : Oh tidak bisa
Rani        : Gak bisa ? (dengan tampang penuh tanda Tanya dan sedikit berteriak)
Aufa        : (masuk kelas) Loh, ada apa kok kamu berteriak ran ?
Rani        : Tanya aja sama dia ! (melirik ke Heni)
Heni        : Begini lo fa (dengan nada lembut sedikit merayu agar diizinkan) Aku nanti tidak bisa datang kerja kelompok karena teman – temanku mau datang ke rumahku nanti.
Aufa        : Tak bisakah hal itu diundur ?
Heni        : Gak bisa Fa !
Aufa        : Terserah mu lah ! (dengan nada marah)
Heni        : (ke luar kelas)
Karin        : (masuk ke kelas) Hi, Hen kamu mau ke mana saying ? Kok langsung ngacir gitu aja ?
Heni        : (tidak menghiraukan dan pergi)
Karin        : Ada apa dengannya ?
Rani        : Begini aku tadi mengajaknya kerja kelompok, tapi dia lebih mementingkan teman - temannya yang mau datang ke rumahnya.
Aufa        : Gak tau tuh !
Karin        : Egois banget sih, sesuatu banget !
---------------------------------Pelajaran Di Mulai----------------------------------
--------------------------------Saat pulang sekolah---------------------------------
Karin    &    : (menghampiri meja Rani)
Aufa
Heni        : (membereskan buku)
Karin        : Eh gimana kalo kita negur Heni !
Aufa        : Iya aku setuju ! Aku gak rela sahabat kita jadi egois gitu !
Rani        : Tapi kalian ya yang negur, aku terlanjur marah soalnya !
Aufa        : Aku juga gak mau ah !
Rani &    : (melirik ke arah Karin)
Aufa
Karin        : Apa lihat aku ? (dengan sedikit bingung)
Rani        : (Tersenyum jahil) hm, kamu kan yang punya usul ? Sesuatu deh !
Karin        : Oh dasar !
Aufa        : Apa lu dasar – dasar emangnya dasar darma ?
Rani        : Ha ha ha itu dasar darma Aufa !
Aufa        : He he he kan biar gak garing !
Aufa &    : (Mendorong Karin)
Rani
Karin    dkk    : (menuju ke meja Heni)

Karin    dkk    : (sampai di meja Heni)
Karin        : Hen, emang kamu bener – bener gak bisa kerja kelompok ?
Heni        : Iya aku gak bisa !
Rani        : Anak kayak gini aja bisa kerja kelompok ! He he he
Karin        ; Udah lah Ran !
Rani        : Kenapa anak kayak gini masih kamu bela sih !
Karin        : Dia itu tetap sahabat kita lo Ran !
Aufa        : Sahabat kayak apa kalo lebih mentingin dirinya sendiri !
Karin        : Tapi kan…………
Heni        : Sudah – sudah kok kalian malah rebut sendiri sih ! Padahal kalian kan ngeributin aku ?
Karin dkk    : Hiii PD nya sesuatu !
Heni        : Udah – udah sebenarnya, …..
Rani        : Cepet ceritanya dong !
Heni        : Kamu potong terus sih !
Aufa        : Tau nih Rani !
Heni        : Sebenarnya tadi pagi aku Cuma ngetes persahabatan kita.
Karin        : Ooooooooh Gituuuuu, Alhamdulillah ya !
Rani        : Sesuatu deh !
Heni        : Maaf ya teman – teman tadi aku menjengkelkan !
Aufa        : Kita kan sahabat !
Heni        : Ini cerita persahabatan kami Apa cerita kelian !
Heni        : Kita, kalian gak pernah end !

1 komentar: